Lima tips untuk hidup lebih baik dengan hot flushes
Sebagian besar wanita mengalami hot flushes selama menopause, dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Simak lima tips berikut untuk hidup lebih baik dengan hot flushes.
Menopause adalah proses yang harus dilalui oleh semua wanita. Ini menandakan periode di mana kita beralih dari masa subur ke tidak lagi berovulasi dan menstruasi, dan dapat berlangsung selama bertahun-tahun. Sistem hormonal mengalami perubahan, dan kebanyakan wanita mengalami peningkatan produksi keringat. Menopause juga sering disertai dengan hot flushes. Di bawah ini kami berikan saran yang baik untuk mengatasi dan mengatasinya.
Pada kebanyakan wanita, menopause terjadi antara usia 45-55 tahun dan sering disertai gejala seperti gangguan tidur, perubahan mood, gangguan pendarahan, dan hot flushes. Ketidaknyamanan yang terkait dengan menopause disebabkan oleh kekurangan dan fluktuasi produksi hormon seks wanita, estrogen dan progesteron.
Hot flushes merupakan gejala khas menopause. Rata-rata dapat berlangsung 1-5 menit, yang dapat secara fisik melelahkan. Gejala paling umum dari hot flushes, selain rasa panas di wajah dan bagian atas tubuh, adalah produksi keringat yang sangat meningkat. Hal ini dapat memengaruhi kualitas hidup Anda. Bau keringat sering berubah akibat produksi hormon tubuh yang fluktuatif, sehingga termostat internal menjadi lebih sensitif. Biasanya, hot flushes malam hari juga dapat menyebabkan masalah tidur dan penurunan tingkat energi selama siang hari.
Berikut lima tips baik untuk kehidupan sehari-hari yang lebih baik dengan hot flushes
- Pilih bahan alami seperti katun dan viscose. Hindari bahan sintetis seperti polyester dan nylon, tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga untuk pakaian tidur dan perlengkapan tidur, karena saat berkeringat, bahan tersebut menempel pada tubuh.
- Konsumsi fitoestrogen. Produk kedelai, kacang-kacangan, dan biji rami mengandung jumlah besar estrogen tumbuhan, yang telah terbukti meredakan keringat berlebihan dan hot flushes.
- Hindari konsumsi kopi, alkohol, dan makanan pedas dalam jumlah besar sebisa mungkin. Stres dan lingkungan panas juga dapat menyebabkan hot flushes.
- Gunakan antiperspirant yang baik. Antiperspirant sejati, seperti Perspirex, melawan produksi keringat dan bau keringat, sehingga seringkali lebih efektif daripada deodorant. Oleskan Perspirex pada malam hari dan ia akan melindungi Anda dari keringat dan bau keringat hingga lima hari.
- Berolahraga secara teratur dan lakukan latihan pernapasan. Telah terbukti bahwa olahraga teratur mengurangi hot flushes dengan membuat Anda berkeringat terlebih dahulu. Lakukan juga latihan pernapasan, mindfulness, atau yoga yang membantu mengurangi stres yang dapat memengaruhi dan memicu hot flushes.
Sumber:
http://voksnekvinder.dk/din-krop/lidelser/hedeture/149-10-rad-til-et-bedre-liv-med-hedeture.html
http://www.femina.dk/skoenhed/krop-velvaere/overgangsalder-4-trin-til-mildne-din-overgangsalder