Panduan mandiri untuk kehamilan yang panas
Jika Anda sedang hamil mengalami produksi keringat yang berlebihan bisa sangat mengganggu & membutuhkan saran tentang cara mengatasi keringat dan bau keringat.
Apakah Anda hamil dan berkeringat lebih banyak dari biasanya – dan juga mengalami hot flushes baik siang maupun malam? Ya? Maka Anda tidak sendirian, karena banyak wanita hamil mengalami ketidaknyamanan di atas selama kehamilan. Berita baiknya, ketidaknyamanan ini (dan semua ketidaknyamanan lain yang sering terjadi) umumnya hilang setelah melahirkan.
Perubahan hormonal sering menjadi salah satu penyebab peningkatan produksi keringat, seperti pada masa pubertas, menopause, atau kehamilan. Pada masa-masa ini, terjadi perubahan besar dalam tubuh, sehingga lebih banyak orang mengalami cara berkeringat yang berbeda. Selama kehamilan, suhu tubuh meningkat, sehingga produksi keringat meningkat untuk menghilangkan panas. Ini adalah cara tubuh melindungi wanita hamil agar tidak kepanasan.
Itulah mengapa beberapa wanita hamil merasa berkeringat lebih cepat saat beraktivitas fisik dan juga sering berkeringat saat melakukan pekerjaan yang lebih santai atau berkunjung ke kafe. Beberapa wanita hamil juga mengalami bau keringat yang lebih kuat karena berkeringat lebih banyak.
Berikut tiga tips baik untuk mengatasi keringat dan bau keringat selama kehamilan:
- Pakaian: Hindari mengenakan pakaian terlalu banyak untuk menghindari berkeringat lebih banyak. Kenakan pakaian longgar dan pilih pakaian berwarna putih atau hitam di mana keringat tidak terlalu terlihat. Pilih juga pakaian dari bahan alami dan hindari bahan nilon dan sintetis.
- Gunakan antiperspirant yang baik: Misalnya, gunakan Perspirex, yang dapat digunakan selama kehamilan dan saat menyusui. Perspirex mengurangi keringat dan bau keringat hingga 5 hari.
- Cuci pakaian dengan cuka: Jika pakaian Anda mulai berbau tidak sedap akibat keringat, tambahkan 1 dl cuka ke dalam cucian. Ini menghilangkan bau dari pakaian sambil melembutkannya secara bersamaan.